BERITA OLAHRAGA, CERITA DAN LAINNYA

MARADONA SI TANGAN TUHAN

Sumber Gambar 01 pixels.com/PicsArt 


Diego Maradona merupakan sosok legenda dalam sepak bola dunia terutama Argentina.

Pemain yang memiliki tinggi 165 cm, mempunyai tubuh yang gempal dan berotot kemudian disertai dengan skill individu yang tinggi.
Berperan di posisi nomor 10, membuat Maradona menjadi pemain yang cukup mengerikan dipertahanan lawan. 

Gol tangan tuhan merupakan salah satu yang menjadi fenomenal dari Maradona ketika bermain di perempat final piala dunia tahun 1986 saat Argentina berhadapan dengan Inggris.


Gol tersebut menjadi ikonik dari seorang Maradona yang memiliki tubuh kurang tinggi namun sanggup berhadapan dengan bek dan kiper Inggris yang lebih besar darinya.

 

Maradona berhasil memasukkan bola ke gawang lawan dengan melakukan loncatan dibantu dengan tangannya yang menyentuh bola sehingga membuahkan gol untuk membantu kemenangan Timnas Argentina.


Tidak hanya gol tangan Tuhan, Maradona pun berhasil mencetak gol yang menjadi Gol terbaik sepanjang masa versi FIFA, pada saat itu Maradona melakukan sprint sambil membawa bola dan melewati banyak pemain dari tengah lapangan kemudian berhasil menjebol gawang inggris.


Bahkan Maradona berhasil membantu Timnas Argentina sampai menjadi juara pada gelaran piala dunia kala itu.


Sumber Gambar 02 voi.id

Maradona sendiri memiliki nama lengkap Diego Armando Maradona yang lahir pada 30 Oktober 1960 di Lenus, tapi mengabiskam masa kecilnya di Villa Fiorito, Argentina.


Ayahnya bernama Don Diego dan ibunya bernama Dalma Salvadora Franco, lahir sebagai anak kelima dari delapan bersaudara, memiliki kehidupan yang kurang mampu, ayahnya saat itu bekerja sebagai tukang batu dan pekerja pabrik. 


Pada usia 15 tahun pertama kali Maradona mengawali karir profesional sepakbolanya di klub Argentinos Juniors.

Setelahnya pada tahun 1981, Maradona bergabung dengan Boca Juniors dan pada musim pertamanya dia berhasil mengangkat trofi liga Argentina bersama Boca Juniors. 


Setahun setelahnya pada tahun 1982 Maradona dilirik oleh Barcelona yang berhasil memboyongnya ke Catalunya untuk bergabung dengan skuat utama FC Barcelona. 

Di Barcelona Maradona berhasil meraih tiga trofi yakni Copa Del Rey, liga Spanyol, dan Piala Super Spanyol.


Perjalanan Maradona dengan Barcelona hanya bertahan dua musim saja, setelahnya ia memutuskan untuk bermain di liga Italia dengan bergabung Napoli.

 

Di Napoli sendiri dia meraih masa emas nya dimana kala itu Maradona berhasil mencetak gol sebanyak 115 dan assist 29, berkat bantuan Maradona juga, Napoli sukses menjuarai Liga Italia, Piala Italia, Piala Super Italia, dan piala UEFA. 


Namun perjalanan nya tidak selamanya mulus, karena pada saat itu Maradona terkena hukuman larangan bertanding selama 15 bulan dikarenakan iya terbukti menggunakan kokain. 


Maradona memutuskan pindah ke klub Spanyol yaitu Sevilla dan pada saat itu karirnya mulai meredup secara perlahan, kemudian dia pun pindah lagi ke Newells, hingga akhirnya kembali ke Boca Juniors dan memutuskan untuk pensiun pada musim 1997.


Setelah memutuskan untuk pensiun Maradona juga berkarir sebagai pelatih dan pernah menangani Timnas Argentina kemudian beberapa klub sepak bola hingga pada terakhir kepelatihannya dia melatih klub Argentina Gimnasia La Plata.


Sumber gambar 03 http://www.bhmpics.com

Sampai pada akhirnya Maradona wafat pada tanggal 25 November 2020 di usianya yang ke 60 tahun akibat serangan jantung. 

Presiden Argentina pun memerintahkan masa berkabung nasional selama tiga hari untuk mengenang wafatnya legenda sepak bola Argentina yaitu Diego Armando Maradona.




Baca juga : 



Referensi : 
era.id
bola.okezone
ceritabola
merdeka.com

CATATAN HARIAN NABIL

Hallo selamat datang di blog abiko selamat membaca menikmati dan jangan lupa bersyukur

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama