BERITA OLAHRAGA, CERITA DAN LAINNYA

RASISME KEPADA VINICIUS JUNIOR DI PERTANDINGAN TERBARU SEPAK BOLA

sumber gambar 01 suaramerdeka.com/PicsArt 


Rasisme kembali terjadi ketika Vinicius Junior mendapatkan hinaan terhadap bagian tubuhnya, ini terjadi pada pertandingan Real Madrid yang berhadapan dengan Valencia.


Sebelum terjadi rasisme, pada pertandingan tersebut Valencia yang bertindak sebagai tuan rumah, bermain di Stadion Mestalla, Valencia berhasil mengalahkan Real Madrid dengan skor akhir 1:0, gol terjadi pada babak pertama di menit ke-33 melalui gol Diego Lopez Noguerol. 


Dengan hasil ini Valencia berada di posisi 13 dan Real Madrid turun ke posisi 3 klasemen La liga di pekan ke 35. 


Pada laga tersebut terjadi sebuah insiden yang cukup memalukan di mana seorang pemain mendapatkan rasisme di tengah-tengah pertandingan. 


Hal ini terjadi kepada pemain Real Madrid yaitu Vinicius Junior yang mendapatkan perlakuan rasis dari para pendukung Valencia.


Sumber gambar 02 bola.okezone.com


Kronologinya terjadi saat babak kedua para suporter Valencia melakukan aksi rasisme dengan melempar benda ke lapangan dan meneriaki kepada Vini yaitu dengan sebutan "Monyet" dari laporan resmi wasit juga menggambarkan penghinaan rasis tersebut terjadi pada menit ke-73.


Penyiar TV pun mengatakan ada pengumuman di stadion yang meminta para penggemar untuk tidak menghina pemain sampai akhirnya pertandingan dihentikan untuk sementara waktu sampai pengumuman tersebut diputar melalui pengeras suara stadion. 


Hal ini menjadi sorotan apalagi pada pertandingan tersebut Vinicius mendapatkan kartu merah karena respons yang dilakukan.

 

Pada halaman media sosial Vini mencurahkan apa yang dia rasakan, dia menganggap La Liga tidak memberikan solusi terhadap rasisme yang terjadi kepadanya.


“Itu bukan yang pertama, bukan yang kedua, ataupun yang ketiga, rasisme ada hal yang normal di La Liga, kompetisi yang menganggapnya normal, federasi juga melakukannya dan lawan mendorongnya, Saya minta maaf "Ujar Vini”.


“Kompetisi yang dulunya milik Ronaldinho, Ronaldo, Cristiano dan Messi sekarang menjadi milik orang-orang rasis”.


“Bangsa yang indah yang menyambut saya dan yang saya cintai, tetapi setuju untuk mengekspor citra negara rasis ke dunia, saya minta maaf untuk orang Spanyol yang tidak setuju, tetapi hari ini di Brazil, Spanyol dikenal sebagai negara rasis”.


“Dan sayangnya, untuk semua yang terjadi setiap minggu, saya tidak memiliki pembelaan, saya setuju tetapi saya kuat dan saya akan melawan rasis sampai akhir walaupun jauh dari sini" Ungkap Vini di media sosial. 


Namun Javier tebas sebagai pemimpin La Liga membalas curhatan vinicius Junior di Twitter. 

Menurutnya pemain yang berusia 22 tahun itu tidak sejalan dengan upaya yang dilakukan la Liga untuk melawan rasisme. 


Saling balas mebalas kritikan dan sindiran pun terjadi di media sosial hingga saat ini belum menemukan titik terang. 


Sebelum Real Madrid melawan Valencia, Vinicius yang menjadi pemain Madrid dalam beberapa pertandingan sering kali mendapatkan perlakuan rasisme. 

Beberapa pertandingan yang telah Vini jalani lalu dia mendapatkan rasisme tersebut ketika berhadapan dengan Atletico Madrid, Real Valladolid, Osasuna, Real Mallorca. 


Namun vinicius tidak sendiri, dia mendapatkan beberapa dukungan dari rekan tim maupun dari pihak klub dan dari berbagai wilayah lainnya di dunia.

 

Bahkan beberapa pihak mengecam atas terjadinya perilaku rasisme yang terjadi di La Liga. 

Rasisme sendiri sering terjadi di beberapa laga sepak bola tidak hanya di La Liga namun di beberpa pertandingan Liga lainnya.


Semuanya mengutuk tindakan itu dan tidak ada pembenaran sedikit pun mengenai tindakan rasisme.





Yuk, cek postingan artikel ini di Instagram 



Referensi:

bola.net

okezone.com

golabola.com

msn.com

twiter

Instagram

CATATAN HARIAN NABIL

Hallo selamat datang di blog abiko selamat membaca menikmati dan jangan lupa bersyukur

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama