BERITA OLAHRAGA, CERITA DAN LAINNYA

TERBIT DAN TENGGELAMNYA LEICESTER CITY

Sumber gambar 01 bola.okezone.com


Liga Inggris telah menjalankan semua pertandingannya di mana pada edisi 2022/23 juara liga kali ini dimenangkan oleh Manchester City, Kemudian diikuti di posisi kedua ada Arsenal, posisi ketiga ada Manchester United, dan posisi keempat ada Newcastle United. 


Keempat tim tersebut berhak mendapatkan tiket Liga Champions mewakili Liga Inggris untuk berlaga di musim depan.


Ketika euforia tim-tim papan atas terjadi justru sebaliknya kesedihan menerpa tim-tim yang berada di bawah klasemen dan terpaksa untuk turun kasta karena terdegradasi. 


Ada tiga tim yang menjadi korban dari Liga Inggris dan turun kasta ke Liga Championship salah satunya adalah Leicester City


Kisah unik terjadi ketika Leicester yang terdegradasi, di mana tim tersebut merupakan tim yang sempat membuat dongeng di Liga Inggris dengan tidak lama promosi langsung ke papan atas dan menjadi juara pada tahun 2015/16. 


Pada saat itu Leicester tidak dijagokan bahkan bisa dibilang sebagai tim kuda hitam karena Leicester baru saja promosi ke Liga Inggris pada tahun 2014. 


Dengan skuat seadanya mereka mampu bersaing dengan tim-tim yang bisa dibilang bertabur bintang seperti Manchester City, Liverpool, Manchester United, dan Chelsea.


Taktik yang digunakan oleh pelatihnya saat itu Claudio Ranieri, mengusung permainan kolektif dan konsisten dengan formasi 4-4-2 yang pragmatis, mereka mampu memainkan pertahanan solid dan melakukan serangan balik yang mematikan.


Gelar Premier League tersebut menjadi yang pertama bagi Leicester dan salah satu pemilik saham terbesar Leicester kala itu dari berasal dari Asia tenggara yakni negara Thailand bernama Vichai Srivaddhanaprabha. 


Pemain yang menjadi bintang dan membantu Leicester kala itu dan menjadi sosok berharga di sepak bola sampai saat ini salah satunya adalah Jamie Vardy, Riyad Mahrez hingga N'golo Kante. 


Namun petaka terjadi ketika pemilik Leicester tersebut harus wafat pada tahun 2018 dikarenakan kecelakaan helikopter dan setelahnya Leicester seperti kehilangan sosok hingga berpengaruh pada performa tim.

 

Selama periode itu meski mereka masih bertahan di Liga Inggris, namun sampai akhirnya pada tahun ini yaitu di musim 2022/23 mereka tidak mampu mempertahankan posisinya di papan klasemen Liga untuk bertahan di musim depan dan harus degradasi.


Ada beberapa penyebab mengapa Leicester City degradasi ke kasta kedua Liga Inggris Championship sebagai berikut.

 

Yang pertama adalah dikarenakan pada musim ini Leicester sering berganti pelatih terhitung sebanyak tiga kali pergantian yang terjadi. 


Leicester hanya meraih 9 kemenangan 7 kali imbang dan 22 kali kekalahan hal itulah yang menyebabkan poin yang diperoleh sangat sedikit untuk bersaing keluar dari zona degradasi.


Yang kedua adalah pembaharuan tim dan penjualan beberapa pemain.

Adanya beberapa target yang ingin dicapai oleh Leicester City dengan mendatangkan pemain baru untuk menambah kedalaman tim dan menjual pemain-pemain lamanya yang tidak begitu berkontribusi. 


Akan tetapi hal itu tidak terjadi secara maksimal dikarenakan pada musim lalu ada pandemi yang mengakibatkan keuangan tim membengkak. 

Sehingga keinginan itu tidak terjadi dan mereka kembali bermain dengan tim yang seadanya. 


Yang ketiga adalah kepergian dari sosok pemain penting bagi tim salah satunya yaitu kiper Kasper Schmeichel, hal itu pula menjadikan tim memiliki lubang dan celah total Leicester sampai kebobolan 68 gol di musim 2022/23. 


Kepastian Leicester City terdegradasi dari Premier League didapat usai pada laga terakhir mereka menang atas West Ham di king power stadium dengan skor 2:1.

Akan tetapi hasil itu tidak dapat menyelamatkan tim dikarenakan klub yang di atasnya yaitu Everton, juga menang atas Bournemouth dengan skor 1:0. 


Everton yang berada di zona aman terakhir yaitu di posisi ke-17 memiliki poin 36 sedangkan di Leicester yang di posisi ke-18 hanya dapat mengumpulkan poin 34. 


Sumber gambar 02 Google/PicsArt/http://Goal.com


Dengan demikian Leicester City bersama Leeds United dan Southampton turun ke kasta Liga dua (Championship).


Sebagai gantinya ada tiga tim pula yang mempromosikan diri untuk bersaing di Liga Inggris menggantikan ketiga tim di atas yakni

Luton Town F.C, Burnley, dan Sheffield United.



referensi :

 m.tribunnews.com

pontianak.tribunnews.com

www.mainmain.id

Cetakgol IDN

Starting Eleven Story















CATATAN HARIAN NABIL

Hallo selamat datang di blog abiko selamat membaca menikmati dan jangan lupa bersyukur

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama