Penulis : Alfialghazi
Penerbit : SAHIMA
ISBN : 978-602-6744-47-0
Terbit : 2020
Kategori : Buku motivasi islam
Ukuran : 21 x 14 cm
Halaman : 246
Harga. : 65.000
Buku "Maaf Tuhan Aku Hampir Menyerah" ini termasuk ke dalam kategori buku non fiksi yang memuat motivasi Islami, yang dibagi ke dalam 75 bagian. Setiap bagian tersebut akan dibahas secara singkat ke dalam 1-2 halaman saja.
Ringkasan buku ini membahas bahwa tak semua hal akan berjalan sesuai dengan keinginanmu. Akan tiba saatnya,harapanmu terpatahkan, impianmu akan dipukul mundur, atau langkahmu akan dihentikan secara paksa.
Buku motivasi islami yang berjudul “Maaf Tuhan, Aku Hampir Menyerah” ini adalah buku yang memuat motivasi islami. Sesuai dengan judulnya, buku ini banyak memberikan motivasi secara tersurat maupun tersirat kepada pembacanya. Dalam buku yang ditulis Alfialghazi ini mengajak pembaca untuk berdamai dengan keadaan dan diri sendiri. Buku ini menyampaikan maksud untuk mengingat kepada Tuhan dan percaya Tuhan tidak akan meninggalkan hamba-Nya.
Dalam buku ini juga tentunya membahas mengenai lika-liku perjalanan manusia yang tidak selamanya berjalan dengan baik. Setiap perjalanan kehidupan akan ada hambatan dan rintangan yang kadang begitu sulit untuk dilewati.Dari masalah-masalah dalam kehidupan ini,kita diajak untuk selalu berpikir positif dan pantang menyerah.
Setiap manusia pasti akan melewati masa dimana akan merasa sedih, kecewa, putus asa, kesepian, gagal, dan rasa ingin menyerah. Ketika merasa lika-liku dalam hidup begitu sulit, masalah yang dihadapi semakin rumit, dan do’a-do’a yang mereka sampaikan belum dikabulkan.
Dari keadaan yang membuat hampir menyerah ini, buku ini hadir dan mengingatkan bahwa kita untuk berprasangka baik dan percaya bahwa skenario terbaik adalah milik Tuhan.
Buku Maaf Tuhan, Aku Hampir Menyerah ini menyuguhkan motivasi hidup dengan nafas islami,
Ada tiga inti pembahasan yang terbagi di dalam buku ini,
Bagian pertama dalam buku ini dibuka dengan kalimat yang menyentuh hati. “ Teruntuk para pengendara waktu, bertahanlah, sampai surga yang menjadi pelabuhan terakhir kita”.
Kalimat yang singkat dan padat, namun memiliki makna yang sangat mendalam. Bagian awal buku ini membahas tentang hidup. Menapaki jatuh bangunnya kehidupan. Bagian ini menghadirkan pertanyaan-pertanyaan yang menyeruak di dalam kepala yang hanya diri sendiri yang dapat menjawabnya.
Pada bagian kedua, buku ini membahas tentang cinta. Pada bagian ini penulis untuk memasukkan unsur cinta. Karena bagi Alfialghazi cinta tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. Di dalam buku ini juga menghadirkan motivasi dan nasihat yang digambarkan dengan kisah Rasulullah dan para sahabat.
Bagian ketiga yang merupakan bagian penutup dari buku ini membahas tentang perjalanan akhir manusia. Membahas mengenai hijrah, istiqomah, serta mengingatkan tentang akhir perjalanan di dunia, yaitu kematian.
Kelebihan Buku Maaf Tuhan, Aku Hampir Menyerah ini yaitu :
- Dilihat dari tampilan fisiknya, buku dengan sampul berwarna cerah ini memberi kesan segar dan tidak cepat bosan. Pada bagian tulisan tertentu atau point penting pada buku juga diberikan warna kuning khusus yang membuat pembaca dapat menyoroti tulisan pada halaman tersebut, sehingga isi buku menjadi tidak monoton.
- Layout bukunya cukup sederhana namun tetap enak dilihat dan membuat nyaman ketika dibaca. Selain itu dengan harga yang lumayan terjangkau, buku ini memiliki kualitas kertas yang baik dan juga tebal.
- Penggunaan kata Tuhan pada judul juga menjadi kelebihan pada buku ini, sehingga buku dapat dibaca oleh siapapun, tanpa perlu memandang agamanya. Judul buku pun memiliki makna lebih mendalam ketika disandingkan dengan kalimat aku hampir menyerah.
- Pembahasan pada setiap bab juga bukanlah cerita bersambung layaknya novel, melainkan suatu permasalahan-permasalahan berbeda yang diangkat dari tema yang sama, Karena bab satu dengan bab yang lainnya tidak saling berhubungan.
Hal ini tentu memudahkan pembaca dalam memahami isinya,Selain itu, pembaca pun bisa membaca dari bab mana saja tanpa harus mengulang dari awal.
Kisah yang diceritakan dalam buku ini pun menggambarkan realita kehidupan di masyarakat, sehingga relateable dengan pembaca. Tak lupa juga setiap babnya ditulis singkat, padat, dan jelas.
Terdapat banyak juga kutipan menarik yang menyentuh dan membuka pikiran. Selain itu, ada juga arti-arti dari ayat Al-Qur’an dan Hadis yang indah dan mengandung makna-makna yang tersirat baik. Dengan adanya dua sumber tulisan ini juga menguatkan kebenaran isi buku ini.
Selain isi buku yang tidak bertele-tele, isi buku ini juga “menampar” pembaca karena pemilihan katanya yang serasa pas dengan keadaan setiap orang.
Sub temanya beragam, mulai dari dinamika hidup, percintaan, pernikahan, masa depan, taubat, pentingnya berilmu, pantang menyerah dalam memperjuangkan cita-cita, menjadi pribadi yang bermanfaat, hingga pembahasan tentang akhirat.
Kekurangan Buku buku ini juga ada yaitu :
- Warna sampul yang terlalu sederhana mungkin membuat sebagian orang merasa bosan melihat buku ini.
- Tidak adanya gambar ilustrasi dalam buku ini. Sehingga terlihat monoton karena hanya ada tulisan tanpa ada gambar.
- Cerita yang dirasa terlalu sedikit, Karena ada beberapa bab dalam buku ini yang tidak sampai dua halaman, sehingga pembaca belum puas dengan bab tersebut.
Pesan Moral dari Buku Maaf Tuhan, Aku Hampir Menyerah.
Ikhlas adalah pelajaran yang akan selalu ada dalam perjalanan hidup. Kita harus melalui semua rasa, baik rasa sedih, marah, bahagia, menyesal, dan bahkan hampir menyerah. Semua itu adalah rasa dalam perjalanan hidup.
Lewat buku ini juga kita diajarkan untuk berdamai dengan keadaan apapun, dan kita juga diajarkan agar tidak berprasangka buruk terhadap tuhan. Karena garis takdir Tuhan adalah jalan terbaik.
