Samba merupakan kata lain atau julukan bagi negara Brazil. Di sana terdapat banyak pemain yang berbakat seperti Ronaldo Luis Nazario yang pernah kita bahas sebelumnya, kemudian ada Roberto Carlos, Ricardo Kaka, hingga yang masih bermain saat ini seperti Neymar Junior.
Akan tetapi di antara beberapa pemain Brazil yang berbakat ada satu yang menjadi legenda hidup sepak bola Brazil yang mempunyai ciri khas dengan gocekan dan tariannya ketika dia bermain bola yaitu Ronaldinho.
Ronaldinho merupakan pemain yang tidak pernah dilupakan karena keberhasilannya di dunia sepak bola dan pertunjukan yang sangat memukau untuk ditonton.
Ronaldinho seperti mempunyai darah sepak bola yang sangat kental ketika ia bermain, bola tampak tidak lepas dari kakinya dan gocekan-gocekannya mampu mengecoh lawan yang dihadapinya.
Beberapa teknik yang sering digunakan oleh Ronaldinho seperti Hocus Pocus, Flip Flap Elastico, No Look Passing and Dribbling, dan Jogo Bonito Style.
Banyak gelar yang sudah didapatnya mulai dari ketika ia bersama klub ataupun negaranya, dan inilah kisah dari Ronaldinho selengkapnya.
Ronaldinho memiliki nama lengkap Ronaldo De Assis Moreira. Lahir pada tanggal 21 Maret 1980 di Porto Alegre Brazil.
Memiliki ayah yang bernama Ronaldinho Joao Moreira, merupakan mantan pemain sepak bola nasional kemudian bekerja di galangan kapal sebagai tukang las, dan ibunya sendiri bernama Miguelina De Assis, merupakan seorang ibu rumah tangga dan bekerja sebagai perawat.
Ronaldinho memiliki kaka kandung yang bernama Roberto Assis, dia juga merupakan seorang pemain bola profesional.
Dikarenakan keluarga Ronaldinho mempunyai background sepak bola, membuatnya memiliki kehidupan yang dikelilingi oleh orang-orang yang senantiasa mendukungnya.
Ronaldinho sendiri merupakan sebutan nama kecil ketika dia mulai bermain sepak bola pada usia 7 tahun, nama itu semakin melekat kepada Ronaldinho ketika dia mulai bergabung dengan tim nasional.
Pada usia 13 tahun dia pernah mencetak 23 gol dalam satu pertandingan di kejuaraan Junior. Karenanya Ronaldinho dipanggil untuk membela timnas Brazil u-17 pada tahun 1987.
Pada saat bermain di Timnas u-17 Ronaldo bersama kawan-kawan mampu memenangkan kejuaraan piala dunia u-17 yang diselenggarakan FIFA di Mesir. Bahkan Ronaldinho terpilih sebagai pemain terbaik pada turnamen itu.
Setelah piala dunia, Ronaldinho mendapatkan kontrak profesional pertamanya untuk bermain di salah satu klub di Brazil yaitu Gremio.
Pada tahun 1998 Ronaldinho diundang untuk bergabung dengan Timnas senior dalam laga piala konfederasi di Meksiko.
Pada saat itu timnas Brazil berada di posisi kedua dan Ronaldinho sendiri memenangkan penghargaan bola emas sebagai pemain terbaik, dan sepatu emas dikarenakan Ronaldinho keluar sebagai pencetak gol terbanyak dalam turnamen itu.
Setelahnya pada tahun 2001, Ronaldinho merantau ke Eropa untuk bergabung bersama klub Paris Saint Germain.
Kemudian pada tahun 2022 dia berpartisipasi dengan gabung timnas senior Brazil dalam gelaran piala dunia. Di sana dia bermain bersama beberapa bintang diantaranya ada Ronaldo, Cafu, Rivaldo, hingga kaka.
Pada gelaran piala dunia 2002, Brazil berhasil keluar sebagai juara dan Ronaldinho berkontribusi dengan mencetak 2 gol dalam 5 pertandingan.
Setelahnya pada tahun 2003 Ronaldinho mendapatkan kontrak untuk pindah ke klub Spanyol yaitu FC Barcelona.
Di sana dia memenangkan banyak penghargaan dan gelar juara diantaranya, pemain terbaik dunia FIFA 2004-2025, Ballon d'Or 2005, dan juara liga Champions pada tahun 2026 hingga juara kompetisi-kompetisi domestik lainnya.
Setelah bermain apik dengan Barcelona, pada tahun 2008 Ronaldinho memutuskan hengkang ke klub Italia yaitu AC Milan.
Pada awal penampilannya dia masih menampilkan permainan yang cukup baik namun semakin berjalannya waktu performanya semakin menurun.
Pada 2011 Ronaldinho kembali ke Brazil untuk bermain di klub Flamengo dan berhasil memenangkan Campeonato Carioca.
Namun setelahnya Ronaldinho sering melewatkan latihan dan tampil acuh tak acuh dalam setiap pertandingan, hingga pihak klub memutus kontraknya.
Setelah itu Ronaldinho bergabung dengan Atletico Mineiro pada tahun 2012, sampai akhirnya Ronaldinho memutuskan untuk menggantung sepatu pada 2018 karena kebugaran fisik yang sudah menurun.
Namun setelah pensiun Ronaldinho mendapat banyak masalah seperti pemalsuan paspor yang dilakukannya hingga masuk penjara, dan sering bermain perempuan sampai hilangnya sebagian harta kekayaan yang sudah dia kumpulkan selama dia berkarir di dunia sepak bola.
Akan tetapi, Ronaldinho dengan ciri khasnya tetap menjadi salah satu pesepak bola yang sudah menjadi legenda dan akan selalu dikenang sepanjang masa dalam cerita sepak bola.
Baca juga :
referensi :
https://www.merdeka.com
https://amp.bolatimes.com
www.cnnindonesia.com
https://bola.okezone.com


Ronaldinho selalu jadi favorit saya. Humble saat di lapangan, disayangi kawan, dan disegani rival pertandingan. Sayang, ya, di masa tuanya ada kelakuan yang kurang mengenakkan.
BalasHapusBetul kak
HapusSemoga Indonesia bisa banyak melahirkan pesepak bola handal
BalasHapusSaya masih sempat menonton Ronaldinho di lapangan hijau bareng ronaldo. Tapi kurang memperhatikan skillnya sih, waktu itu masih kecil. Tapi dia populer pada masanya.
BalasHapusMari bernostalgia kak
BalasHapusselalu salut tiap baca kisah2 orang sukses. meski ga mengidolakan, bs bgt jd inspirasi
BalasHapusBetul kak
HapusTetap melegenda ya meski banyak pemain muda, selain prestasinya penampilan nyentrik kali ya buat tetap iconic
BalasHapusBetul sekali
HapusTerlepas dari kehidupan pribadinya yang ternyata banyak skandal, dia tetap menjadi legenda yang akan di kenang di dunia persepak bolaan.
BalasHapusLegenda tetaplah legenda
HapusRonaldinho merupakan pemain sepak bola yang terkenal sekelas dengan Cristiano Ronaldo dan David Beckham
BalasHapusTentunya mereka mempunyai keunikan dan kebanggaan nya masing-masing.
Mantap kak
HapusKisah kesuksesan Ronaldinho midah-mudahan menjadi motivasi bagi para pesebak bola Indonesia
BalasHapusSemoga para pemain Indonesia bisa juga seperti mereka bahkan melampauinya
Hapus