BERITA OLAHRAGA, CERITA DAN LAINNYA

PILU MENJADI DEWASA

Sumber gambar 01 Doc Google 

Hari demi hari dan waktu demi waktu terus berjalan, dan usia pun terus bertambah dan kamu berubah menjadi seseorang yang lebih dewasa.

Namun, menjadi dewasa bukanlah perkara mudah bukan? Semakin kesini, kamu sadar bahwa tidak selamanya harapan dapat diraih dengan mudah. Siap menjadi dewasa, berarti siap juga untuk naik level di kehidupan ini. 

Ibarat kata seperti gim, naik level itu bukan perkara mudah. Akan banyak rintangan menyambut. Dalam hidup, kamu akan menghadapi halangan tersebut dan harus siap. Naik level kehidupan juga membuatmu siap menerima realita kejam yang akan menimpa sewaktu-waktu. 

Supaya tidak kaget, kamu perlu tahu apa saja perubahan dan realita satu per satu akan kamu hadapi. Persiapkan mental supaya tahan banting dan tetap tegar ketika level kehidupanmu ini semakin naik, dan ada beberapa hal tentang realita kedewasaan mu saat ini yaitu. 

•Banyak orang yang datang dan pergi sesuka hati

Realita yang harus kamu terima sebelum naik level dan resmi menjajaki dunia yang lebih luas adalah menerima kenyataan ,bahwa banyak orang yang datang dan pergi sesuka hati.

 Hal ini tidak melulu soal pacar, namun teman dan keluarga bisa melakukan hal itu.Menapaki usia yang lebih matang, kamu harus siap dengan segala kondisi yang jauh berbeda. Kamu akan menyadari bahwa orang yang terlihat baik dan tulus, bisa saja menghilangnya.

•Setiap pengalaman punya harga mahal

Realita yang harus diterima juga bahwa setiap pengalaman punya harga mahal yang harus kamu bayar. Sebelumnya, apapun yang kamu lakukan hanya berdasarkan perintah orang tua dan masih dilindungi. Namun, dengan berjalannya waktu, kamu akan dihadapi dengan banyak hal berisiko yang harus dihadapi sendiri. Dari hal baru yang berisiko dari halnya tersebut, akan banyak pengalaman berharga yang akan kamu dapatkan. Beberapa mungkin menyenangkan, namun beberapa yang berharga juga harus dibayar mahal.

•Setiap pencapaian butuh komitmen

Berbeda dengan pencapaian yang diperoleh di masa muda, yang dialami sekarang dan masa mendatang, pencapaian yang membutuhkan komitmen. Kamu akan sadar bahwa realita untuk mencapai sesuatu adalah dengan memiliki komitmen kuat untuk mempertahankannya. Prinsip inilah yang harus kamu pegang teguh hingga mimpimu bisa terealisasikan.

•Semakin dewasa, semakin sedikit orang yang peduli denganmu

Dulu, mungkin kamu berpikir memiliki banyak teman untuk menghabiskan banyak waktu denganmu adalah hal yang istimewah dan menyenangkan . Mulai dari bermain bersama bersenang senang, hingga bertukar cerita, Tapi, realita juga telah memaksamu untuk membuka mata lebih lebar lagi jika semuanya berubah. Kamu dituntut untuk menerima realita bahwa semakin dewasa, semakin sedikit orang yang peduli denganmu. Ini bisa jadi tanda kamu sedang naik level. 

Dengan memahami dan menerima keadaan ini, tandanya kamu siap naik kelas dan menjalani level kehidupan yang lebih rumit.

•Penampilan bukanlah segalanya

Semakin kesini, kamu juga akan memahami menilai orang dari luar adalah hal yang dangkal. Semasa muda, kita cenderung melihat seseorang dari penampilannya saja. Dengan bertambahnya usia, kamu akhirnya menyadari bahwa tampilan asli orang di sekitar yang sesungguhnya, sama sekali tidak berhubungan dengan yang ada dalam hati dan pikiran. 

•Nasib baik tidak selamanya berpihak padamu

Realita yang harus kamu terima sebelum naik level kehidupan dan makin tambah dewasa adalah menyadari,bahwa nasib baik tidak selamanya berpihak padamu. Mungkin, dulu kita merasa bahwa kehidupan itu tidak adil. Tapi setelah paham, kamu bisa jadi lebih menerima. Tuhan menyiapkan hal yang jauh lebih baik, namun tidak di saat itu. Semua keinginanmu tidak bisa jadi nyata jika memang belum diizinkan oleh Tuhan.

Sebelum naik level di kehidupan, kita akan dihadapkan dengan sederet ujian dan kenyataan pahit lainnya. Jika kamu nggak lagi merengek dan lebih bisa menerima, selamat. Kamu sudah siap menapaki level kehidupan baru yang lebih rumit dan penuh tantangan.

Menjadi dewasa ternyata bukan suatu hal yang mudah kita harus bisa melewati beberapa fase dan realita dalam hidup. ketika remaja kita dihadapkan pada perasaan insecure terhadap banyak hal. Merasa tertekan akan persepsi dan ekspektasi orang lain. Merasa ingin hidup merdeka, bebas, dan tidak dikendalikan siapapun. Kita menuntut kebebasan dari orang tua dan lupa kalau kemerdekaan itu beriringan dengan tanggung jawab yang besar. Mau bebasnya, tapi ga siap resikonya. Ternyata pendewasaan begitu pedihnya.

Dengan hal ini dapat kita simpulkan dan tanamkan dalam diri ,bahwa persiapkan proses pendewasaan ini dengan sebaik baiknya, serta sabar dan ikhlas menghadapi fase fase yang membuat pikiran dan mental yang terkuras. 









CATATAN HARIAN NABIL

Hallo selamat datang di blog abiko selamat membaca menikmati dan jangan lupa bersyukur

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama